Definisi Yatim
menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah: tidak beribu atau tidak
berayah lagi (karena ditinggal mati), sebutan Yatim dalam bahasa indonesia
adalah serapan dari bahasa arab dari akar kata Ya Ta Ma yang
berarti ketersendirian, lemah, letih, terlepas, dan duka, berdasarkan makna itu
kita bisa simpulkan bahwa yatim adalah ketersendirian yang menjadikan ia
membutuhkan karena lemah letih dan duka kemudian kalau kita majemukan dengan
menambahkan anak didepan kata yatim menjadi Anak Yatim dapat kita maknai
Seorang anak yang di tinggal salah satu kedua orang tuanya terlebih di tinggal
bapaknya kemudian menjadikan ia sangat lemah, duka serta ketersendirian dari
sisi kebutuhan materialnya ataupun psikisnya maka ia layak di sebut anak yatim,
namun apakah seorang anak dengan orang tuanya yang masih hidup menelantarkannya
sehingga anak tersebut menjadi sangat membutuhkan dari materialnya ataupun
psikisnya, menurut hemat saya ia termasuk anak yatim, namun tetap orang
tuanyalah yang lebih bertanggung jawab kita hanya perlu membamtu sesuai
kebutuhannya.
Dalam Al quran
akar kata Ya Ta Ma terulang 23 tempat, dan semua
menjelaskan tentang pentingnya memperhatikan anak yatim baik dari kebutuhan
materialnya dan psikisnya, namun secara global berbuat baik kepada anak yatim
adalah kewajiban setiap umat, bahkan umat sebelum nabi Muhammad SAW yang
termaktub dalam surah Al baqarah ayat 83 Dengan konteks
"Dan
(ingatlah), ketika Kami mengambil janji dari Bani Israil (yaitu): Janganlah
kamu menyembah selain Allah, dan berbuat kebaikanlah kepada ibu bapa, kaum
kerabat, anak-anak yatim, dan orang-orang miskin, serta ucapkanlah kata-kata
yang baik kepada manusia, dirikanlah shalat dan tunaikanlah zakat. Kemudian
kamu tidak memenuhi janji itu, kecuali sebahagian kecil daripada kamu, dan kamu
selalu berpaling".
Di dalam ayat
tersebut Allah mengambil janji kepada kaum Bani Israil untuk Berbuat baik
kepada anak yatim yang ke empat setelah Kaum bani Israil dilarang
menyembah selain Allah, kemudian Berbuat baik kepada orang tua dan berbuat baik
kepada kerabat. Begitu pentingnya anak anak yatim bagi umat adalah mereka
adalah generasi yang akan kelak menggantikan kita, Ketika anak anak yatim tidak
mendapatkan pendidikan soal agama, moral, dan etika, apa jadinya kelak mereka
nanti mengelola dunia ini, maka kesalahan terbesar kita yang acuh terhadap anak
anak yatim yang ada di sekitar kita, siap siap dunia ini di huni generasi yang
tidak ber moral.
Bukan berkata terlalu jauh tentang pengelolaan dunia ini yang kelak akan di pegang oleh anak anak kita tetapi kalau saja setiap pribadi memikirkan dan mengajak seorang saja untuk berbuat baik kepada anak anak yatim, maka semua anak anak yatim kita bisa mendapatkan semua kebutuhannya.
Ruhiyata
